Headline News

header-int

Rapat Koordinasi Proyek Investasi Sektor Industri (Minyak Nilam) di Sumbar

Senin, 08 Jul 2019, 14:11:37 WIB - 46 | Nissa Aqila,SE
Rapat Koordinasi Proyek Investasi  Sektor Industri (Minyak Nilam) di Sumbar

PESISIR SELATAN - Rapat Koordinasi Penyusunan Feasibility Study Proyek Investasi Sektor Industri (Minyak Nilam) di Sumatera Barat Tahun 2019,dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2019, bertempat di Ruang rapat DPM&PTSP Provinsi Sumatera Barat, yang dihadiri oleh DPMPTSP dan Dinas Pertanian Kabupaten/Kota serta Tim Ahli dari Unand yang diwakili oleh bapak Drs.Masrizal,M.Soc.Sc. dari Kabupaten Pesisir Selatan dihadiri oleh Kepala Dinas DPMPPTSP Bapak Drs.Suardi,S.MSi dan Kasi Advokasi Erma,SH,MM, dasar dari diadakannya kegiatan ini Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dan Variabel Investasi dan Eksport-Import.

Rapat ini dibuka oleh Kepala Bidang Perencanaan DPMPTSP Provinsi Sumatera Barat Ibuk Nora, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa rapat ini diadakan bertujuan untuk mendapatkan informasi dari DPMPTSP Kaupaten / Kota yang memiliki kebun tanaman nilam baik dari segi Luas Tanam, Luas Panen (Ha), serta jumlah Produksi yang dihasilkan juga tidak luput dari status kebun itu sendiri apakah milik rakyat atau swasta maupun pemerintah. Data dari Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat dalam hal ini menyampaikan bahwa perkebunan tananaman nilam yang sangat luas ada di Sumatera Barat di Kabupaten Pasaman Barat termasuk pembudidayaannya.

Disamping itu juga ketersediaan lahan serta prospek untuk bertanam nilam, kedepannya. Perkebunan tananaman nilam sangat menjanjikan untuk investasi karena banyaknya permintaan dari Investor luar. Diharapkan potensi budidaya tanaman nilam dari Kabupaten / Kota yang memiliki perkebunan tanaman nilam ini. Kedepannya, Kabupaten Pasaman Barat merupakan daerah yang memiliki perkebunan tanaman nilam yang sangat luas sekitar 90% masyarakatnya berkebun tanaman nilam. Disamping itu , potensi untuk budidaya pengembangan tanaman nilam ini adanya tersedia lahan seluas 5000 hektar di Kabupaten Pasaman Barat.

Diharapkan dengan adanya rapat dengan DPMPTSP dan Kabupaten / Kota ini merupakan masukan bagi DPMPTSP Provinsi dan Tim Ahli dalam penyusunan feasibility study Proyek Investasi (Minyak Nilam) sebagai Kajian untuk di Promosikan keluar nantinya. Dan juga diharapakan pengolahan hasil tanaman nilam dapat merambah ke pasar dunia.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan Portal Resmi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pesisir Selatan merupakan Wadah Informasi guna Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan Peduli Sehat, Mandiri, Berkualitas dan Berkeadilan
© 2019 Dinas Komunikasi dan Informatika. Follow Me : Facebook Youtube