PAINAN - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pesisir Selatan mengikuti Forum Ekonomi Sumatera Barat 2026 di ZHM Grand Zuri Padang pada Rabu (06/05/2026). yang mengangkat tajuk "Peluang dan Tantangan Sumatera Barat dalam sektor Ketenagalistrikan pasca Bencana Hidrometereolgi" yang menekankan transformasi Sumatera Barat sebagai Hub Ekonomi Hijau melalui penguatan energi baru terbarukan (EBT) guna mencapai swasembada energi mandiri.
Dalam forum tersebut, salah satu narasumber menegaskan posisi strategis Kabupaten Pesisir Selatan yang telah secara resmi mengusulkan kesiapan pembangunan PLTS 50 MW untuk dimasukkan ke dalam Rencana Usaha Penyediaan Ketenagalistrikan (RUPTL) Tahun 2027.
Langkah proaktif ini diambil berdasarkan hasil Audiensi Pemerintah Kabupaten dengan Kementerian ESDM dan Kantor Pusat PT. PLN (Persero) pada tanggal 22 April 2026 lalu di jakarta untuk mengantisipasi proyeksi lonjakan kebutuhan listrik sebesar 5-6% per tahun, khususnya guna mendukung percepatan pembangunan di sektor basis di bidang perkebunan/pangan dan wisata unggulan termasuk Kawasan Wisata Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan yang saat ini sedang berproses investasi mega proyek Mandeh Paradise Resort.
Sinergi antara kepastian regulasi daerah dan minat investasi swasta ini diharapkan dapat mempercepat hilirisasi sektor ekonomi unggulan serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi ketahanan energi dan ekonomi masyarakat Pesisir Selatan.
Komentar 0
Tulis Komentar
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berkomentar!