PESISIR SELATAN - Berdasarkan Surat Perintah Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Pelayanan Perizinan Satu Pintu Kabupaten Pesisir Selatan Nomor : 570.4/157/SPT/DPMPPTSPPS/II/2020 tanggal 26 Februari 2020 Bidang Promosi dan Kerjasama Investasi melakukan survey pengumpulan data peluang dan potensi investasi ke Kecamatan IV Nagari Bayang Utara antaranya, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara memiliki banyak nagari, dan juga memiliki alam yang begitu indah yang masih alami belum dijamah oleh tangan-tangan investor, nagari ini banyak yang bilang “NEGERI DIATAS AWAN” .
Nagari Pancuang Taba tepatnya di Nagari Dilan menghasilkan produk Kacang Dilan, kacang yang dibeli dari masyarakat oleh Kepala Kampung 18 kg dengan harga Rp, 140.000,-. kendala dari kacang dilan ini yaitu modal yang diharapkan untuk dapat membeli traktor/alat pengembur tanah dan mereka berharap pemasaran produk kacang dilan tersebut bisa sampai keluar daerah.
Nagari Muaro Air juga menghasilkan proseduk seperti Jamur Tiram, wadah tempat tubuhnya jamur disebut beklok, beklok terbuat dari serbuk kayu, dadak dan kapur. Jamur ini panen satu kali dua minggu, dalam 5 bh beklok didapat jamur sebanyak 1 kg yang bisa di jadikan kripik, rendang dan nugget. Kendala dari usaha Jamur Tiram ini adalah Modal untuk membeli alat pengering jamur, dan susah mendapatkan serbuk kayu dan mereka juga berharap produk Jamur Tiram mereka tersebut dikenal didaerah lain.
Nagari Muaro Air juga menghasilan Kemiri dan kulit manis, masyarakat menjual kemiri tersebut pada pengumpul seharga Rp. 28.000,-/kg dan Kulit Manis seharga Rp. 38.000,-/kg. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Seksi dan Kerjasama Investasi (Destri Ira Bahlinda,SE) pada hari Jumat (28/02/2020) diruang kerjanya.
Komentar 0
Tulis Komentar
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berkomentar!